Ketika Kuasa-Nya
Bertahta
Oleh Ilalang Senja
Cahaya
jingga membias di langit senja
Menciptakan
suasana temaram nan sendu
Diiringi nyanyian alam yang mendayu
Lantas
membuat senja terpaku dalam biasnya
Mentari
kini mulai menepi
Meninggalkan
sinarnya bersama petang
Malam
hadir dengan sejuta senyap nan sepi
Namun
bulan tak biarkan malam sendiri dalam hening
Bintangpun
tak ingin lupa menghibur malam dengan kerlipnya
Melepas
resah sebab meninggalkan senja
Yang
kini kembali ke peraduannya
Senja,
kuharap kau tak kecewa
Membiarkanmu
tersisih kala sinar indahmu kau pamerkan
Tergantikan
dengan malamku yang kelam berangan
Hanya
karena sibulan dan sibintang yang menjadikan hadirku lebih bermakna
Kini
gilirku terpekur dalam sedu – sedan
Kala
malam merebut hakku membias cahaya
Namun
apa daya, aku tahu malampun tak mampu menahan
Tatkala
kuasa-Nya telah bertahta
Menjadikan
kami tunduk karena titah-Nya
Banda
Aceh, 12 Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar